Selasa, 20 Januari 2015

Konsep Asuransi Jiwa


Konsep Asuransi Jiwa

Dalam menjalani fase kehidupan pastinya setiap manusia mempunyai tujuan keuangan masing-masing dimana pada fase tersebut dapat saja terjadi resiko meninggal maupun ketidakmampuan yang bisa menghambat tujuan keuangannya.

Ada beberapa cara pengelolaan resiko yang digunakan untuk mengendalikan tingkat risiko finansial yang dihadapi yaitu: 

1. Menghindari Risiko (Avoiding Risk)
    Dapat dilakukan dengan menghilangkan kebiasaan atau kegiatan yang mungkin
    dapat menimbulkan risiko.
    Contoh:  Seorang pria khawatir dengan kanker paru-paru akibat kebiasaan merokok
    dapat menghindarinya dengan menghentikan kebiasaan itu.

2. Mengendalikan Risiko (Controlling Risk)
    Dapat dilakukan dengan cara mengurangi frekuensi dan dampak dari kerugian yang
    mungkin timbul.
    Contoh:  Seorang pengendara motor harus menggunakan helm dan merawat motornya
    secara berkala untuk mengendalikan kerugian yang mungkin timbul.

3. Menerima Risiko(Accepting Risk)
    Menerima Risiko dengan mempertahankan risiko yang ada.
    Contoh:  Seorang mandor di pabrik kimia mungkin tidak merasa perlu untuk membeli
    asuransi kesehatan atau jiwa karena berpikir dapat menanggung kerugian yang muncul
    apabila kecelakaan terjadi.

4. Mengalihkan Risiko (Transferring Risk)
    Dapat dilakukan dengan cara mentransfer risiko dari seorang individu ke Perusahaan
    Asuransi.

Asuransi jiwa bertujuan untuk mengurangi dampak kerugian aset yang diderita oleh pemiliknya atau pihak-pihak yang menjadi tanggungan pemilik aset tersebut, dengan cara memberikan kompensasi kerugian sehingga tujuan-tujuan finansial orang tersebut tetap dapat tercapai.



Fakta Penting Prudential Indonesia



Fakta penting mengenai Prudential Indonesia

1. Prudential Indonesia telah menjadi pemimpin pasar dalam penjualan produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi (Unit Link) sejak produk ini diluncurkan tahun 1999.
2. Sampai dengan 31 Desember 2013 Prudential Indonesia memiliki 6 kantor pemasaran yaitu di Jakarta, Bandung, Semarang, Denpasar, Medan, dan Batam serta 333 kantor keagenan di seluruh Indonesia.
3. Sampai akhir tahun 2013 Prudential Indonesia melayani lebih dari 2 juta nasabah yang didukung oleh hampir 200 ribu Tenaga Pemasaran berlisensi.


Di tahun 2013 Prudential Indonesia dipercaya untuk menerima 46 penghargaan bergengsi dari berbagai institusi baik dari dalam maupun luar negeri.

Profil Perusahaan

Prudential PLC

Prudential PLC merupakan perusahaan jasa keuangan terkemuka asal Inggris yang berdiri sejak 1848. Prudential PLC merupakan grup jasa keuangan internasional terkemuka. Prudential PLC menyediakan jasa asuransi dan layanan keuangan lainnya melalui anak usaha dan afiliasi di seluruh dunia.

Grup prudential memiliki posisi yang kuat pada 3 pasar terbesar dan paling menguntungkan di dunia, yaitu Inggris Raya dan Eropa, Amerika Serikat, dan Asia. Pada ketiga pasar ini, kekayaan global yang terus meningkat dan demografi yang dinamis memunculkan permintaan besar untuk produk proteksi jangka panjang dengan investasi.

PT Prudential Life Assurance ("Prudential Indonesia")

Prudential Indonesia didirikan pada tahun 1995. Prudential Indonesia merupakan bagian dari Prudentail PLC, London, Inggris. Di Asia, prudential Indonesia menginduk pada kantor regional Prudential Corporation Asia (PCA), yang berkedudukan di Hongkong.

Prudential Indonesia sebagai perusahaan di bidang jasa keuangan telah terdaftar dav diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lembaga ini dibentuk dengan tujuan agar keseluruhan kegiatan jasa keuangan di dalam sektor jasa keuangan terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel, serta mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil, dan mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat (pasal 4 UU OJK).